Arief Sulistyanto si JENDERAL PENGADU DOMBA

Arief Sulistyanto si JENDERAL PENGADU DOMBA
Ketika Arief menjabat sebagai Kabareskrim, ambisinya menuju kursi Kapolri semakin menggebu. Sementara itu di dalam kalangan pemerintah sendiri, Arief terkenal rajin menjilat kiri dan kanan untuk memuluskan jalannya mengganti kedudukan Tito Karnavian.

Untuk melancarkan tujuannya, Arief memanfaatkan nama sejumlah aktivis seperti Bambang Widjoyanto dan Haris Azhar. Kedua nama tersebut memang punya dendam pribadi terhadap pemerintah, dan ingin menghancurkan pemerintah.

Ketika kedua nama tadi menyodorkan skenario buku merah, Arief menyambut dengan terbuka. Arief melihat celah untuk segera memperoleh jabatan pucuk pimpinan kepolisian.

Segala upaya dilakukan termasuk merekrut Muhammad Adam Firdaus yang memiliki jaringan IT dan media online. Tujuannya adalah mendirikan indonesialeaks.id yang memberikan informasi sepihak.

Kemudian Arief juga merekrut Ali Maftuh, untuk memperoleh dukungan dari kalangan radikal kanan, dengan cara mengerahkan massa untuk melakukan demo. Semuanya tidak lain adalah untuk mengadu domba institusi polri dengan kalangan pengusaha.

Miliaran rupiah digelontorkan Arief untuk melancarkan ambisinya. Uang tersebut dibagikan oleh Arief kepada Bambang, Haris, Ali dan Adam. Jangan tanya darimana Arief memiliki dana sebanyak itu. Seperti yang sudah dituliskan dalam artikel “part 1” Arief memperoleh dana dari menjadi mafia kasus yang melibatkan pengusaha.

Post a Comment

[blogger]

Jenderal Markus

testestset

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget